Perkuat Peran Kader, Puskesmas Kampung Dalam Dorong Masyarakat Lebih Aktif dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Kampung Dalam, Agustus 2026 — Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat di tingkat keluarga dan lingkungan. Dalam mewujudkan hal tersebut, Puskesmas Kampung Dalam terus memperkuat kapasitas dan peran kader kesehatan melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.
Sepanjang bulan Agustus 2026, Puskesmas Kampung Dalam melaksanakan sejumlah kegiatan pemberdayaan kader yang berfokus pada imunisasi dan surveilans penyakit, deteksi dini penyakit tidak menular, sanitasi berbasis masyarakat, serta pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kader yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian untuk menjadi penggerak kesehatan di tengah masyarakat.
1. Pemberdayaan Kader dalam Program Imunisasi dan Surveilans PD3I
Pada 20 Agustus 2026, Puskesmas Kampung Dalam melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kader dalam rangka Penyelenggaraan Program Imunisasi, Validasi Data dan Materi Terkait dengan Surveilans PD3I.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman kader mengenai pentingnya imunisasi serta peran kader dalam mendukung keberhasilan program imunisasi di masyarakat. Selain itu, kader juga diberikan pemahaman mengenai validasi data dan materi yang berkaitan dengan surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).
Kader diharapkan mampu membantu menemukan dan menyampaikan informasi kesehatan secara tepat, termasuk apabila terdapat anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal maupun adanya kondisi yang perlu mendapatkan perhatian petugas kesehatan.
Dengan kader yang aktif dan data yang akurat, perlindungan masyarakat terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dapat terus diperkuat.
2. Pemberdayaan Kader dalam Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular
Selanjutnya, pada 24 Agustus 2026, dilaksanakan Pemberdayaan Kader dalam rangka Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui kegiatan deteksi dini yang dilakukan di Pos Pelayanan Terpadu PTM.
Penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan berbagai faktor risikonya sering kali berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas. Karena itu, deteksi dini menjadi salah satu langkah penting agar faktor risiko maupun kondisi kesehatan masyarakat dapat diketahui lebih awal.
Melalui kegiatan ini, kader diperkuat pengetahuan dan keterampilannya untuk mendukung pelaksanaan deteksi dini di masyarakat serta mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Kader juga diharapkan dapat menjadi penghubung antara masyarakat dan tenaga kesehatan, sehingga masyarakat yang memiliki faktor risiko atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dapat diarahkan untuk mendapatkan pelayanan yang sesuai.
Kenali lebih awal, cegah lebih cepat, dan jaga kesehatan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.
3. Pemberdayaan Kader Pemicuan untuk Implementasi 5 Pilar STBM
Selain kesehatan penyakit menular dan tidak menular, lingkungan yang sehat juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Puskesmas Kampung Dalam turut melaksanakan Pemberdayaan Kader Pemicuan untuk Implementasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan kader dalam menggerakkan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui pendekatan 5 Pilar STBM, yaitu:
Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS);
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS);
Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga;
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga;
Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.
Melalui kegiatan pemicuan, kader diharapkan mampu mengajak masyarakat menyadari bahwa sanitasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
Lingkungan yang bersih dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah dan perubahan perilaku yang dilakukan bersama-sama.
4. Pemberdayaan Kader Masyarakat dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular
Pada 27 Agustus 2026, Puskesmas Kampung Dalam kembali melaksanakan Pemberdayaan Kader Masyarakat dalam Melakukan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular.
Kegiatan ini menjadi upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan kader dalam mengenali berbagai faktor risiko penyakit menular serta langkah-langkah pencegahan dan pengendaliannya di lingkungan masyarakat.
Kader memiliki posisi yang sangat dekat dengan masyarakat sehingga diharapkan dapat berperan sebagai penggerak, penyampai informasi, serta penghubung antara masyarakat dengan tenaga kesehatan.
Dengan keterlibatan kader, diharapkan informasi mengenai pencegahan penyakit dapat lebih cepat diterima masyarakat dan perilaku hidup bersih serta sehat dapat semakin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kader Kesehatan, Penggerak Kesehatan Masyarakat
Rangkaian kegiatan pemberdayaan kader yang dilaksanakan Puskesmas Kampung Dalam menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan seluruh lapisan masyarakat.
Kader bukan hanya membantu pelaksanaan kegiatan kesehatan, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan perilaku di tengah masyarakat. Dengan kader yang semakin terampil, aktif, dan memiliki pengetahuan yang baik, berbagai upaya promotif dan preventif diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Puskesmas Kampung Dalam berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas kader sebagai mitra dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan peduli terhadap kesehatan.
“Bersama Kader, Masyarakat Sehat, Kampung Dalam Hebat!”
Puskesmas Kampung Dalam
Melayanai dengan Hati, Mewujudkan Masyarakat yang Sehat dan Mandiri.